Memilih cincin kawin biasanya tidak berhenti pada soal desain yang terlihat cantik. Ukuran cincin yang akan Anda beli, seperti di toko berlian Pluit Village, juga menjadi bagian yang sangat penting, karena cincin tersebut nantinya akan dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Modelnya boleh mewah, berlian terlihat berkilau, dan materialnya berkualitas, tetapi kalau ukurannya terlalu sempit atau malah terlalu longgar tentu akan terasa kurang nyaman.
Bagi calon pengantin yang berada di Jakarta Utara, salah satu tempat yang bisa dikunjungi adalah Frank & co. di Pluit Village. Di sini ada banyak pilihan ukuran dan model cincin berlian premium. Tapi sebelum membeli, pastikan Anda perhatikan kiat-kiat berikut agar bisa mendapatkan ukuran cincin yang ideal.
1. Perhatikan Ukuran Cincin
Cincin yang terlalu ketat dapat terasa tidak nyaman ketika jari mengalami perubahan ukuran. Sebaliknya, cincin yang terlalu longgar memiliki kemungkinan lebih mudah bergeser ketika tangan banyak bergerak.
Ukuran jari sendiri juga tidak selalu sama sepanjang hari. Pada waktu tertentu jari bisa sedikit membesar karena suhu, aktivitas, atau kondisi tubuh. Jadi jangan heran jika ukuran cincin yang terasa pas pada satu waktu bisa terasa sedikit berbeda pada waktu lainnya.
1. Ukur Jari Sebelum Memilih Cincin
Langkah pertama tentu saja mengetahui ukuran jari. Jika cincin kawin akan dipakai oleh dua orang, masing-masing sebaiknya melakukan pengukuran sendiri karena ukuran jari setiap orang berbeda.
Pengukuran sebaiknya dilakukan ketika kondisi jari berada dalam keadaan normal. Jangan langsung mengukur setelah tangan terkena suhu yang sangat dingin atau panas karena kondisi tersebut bisa memengaruhi ukuran jari untuk sementara.
2. Jangan Mengandalkan Ukuran Cincin Lama Saja
Mungkin Anda atau pasangan sudah mempunyai cincin yang biasa digunakan. Cincin tersebut memang bisa menjadi petunjuk awal, tetapi jangan langsung menganggap ukurannya pasti sama dengan cincin kawin yang akan dibeli.
Setiap desain cincin bisa memiliki bentuk dan lebar berbeda. Cincin dengan band yang lebih lebar misalnya, dapat memberikan sensasi yang berbeda ketika dipakai dibandingkan cincin dengan band yang tipis.
3. Perhatikan Lebar Band Cincin
Hal kecil yang kadang tidak terlalu diperhatikan adalah lebar band atau bagian lingkar cincin. Dua cincin yang mempunyai ukuran diameter sama belum tentu terasa persis sama ketika digunakan jika lebar band-nya berbeda.
Cincin kawin dengan desain minimalis dan band tipis biasanya terasa ringan di jari. Sementara model yang lebih lebar bisa memberikan kesan lebih tegas dan mewah, tetapi membutuhkan perhatian lebih terhadap ukuran.
Untuk pasangan yang menginginkan cincin kawin emas berlian eksklusif, pertimbangkan juga posisi berlian dan bentuk keseluruhan cincin. Jangan sampai desain sudah terlihat sangat menarik tetapi terasa kurang nyaman ketika digunakan.
4. Coba Cincin Secara Langsung
Salah satu keuntungan membeli cincin kawin di butik adalah bisa mencoba langsung. Ini penting karena ukuran yang tertulis di katalog belum tentu memberikan gambaran lengkap mengenai rasa ketika cincin berada di jari.
Saat mencoba, gerakkan jari dan tangan seperti biasa. Rasakan apakah cincin terlalu ketat, mudah bergerak, atau justru terasa pas.
5. Sesuaikan dengan Aktivitas Sehari-hari
Kebiasaan calon pemakai juga bisa menjadi pertimbangan. Jika seseorang cukup sering melakukan pekerjaan yang membutuhkan banyak gerakan tangan, cincin yang terlalu longgar mungkin akan terasa mengganggu.
Begitu juga jika aktivitas sehari-hari membuat tangan sering terkena air atau perubahan suhu. Ukuran cincin sebaiknya tetap memberikan ruang yang cukup untuk kenyamanan tanpa membuat cincin mudah terlepas.
Bagaimana, cukup mudah bukan? Jika sudah tahu kiat-kiatnya, sekarang langsung saja kunjungi toko berlian Pluit Village, Frank and Co, untuk mendapatkannya!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar